Postingan

How We Read the Book

Gambar
  Dokumen Penulis How many books do you have completed in a year? Itu pertanyaan yang ditujukan untuk diri gue sendiri mengingat bahwa semakin bertambahnya usia, gue semakin jadi orang yang sok sibuk dan belagak jadi perempuan yang gak punya waktu senggang meski cuman sekedar bikin diri gue sendiri  happy. Well,  kalo boleh jujur, udah hampir tiga tahun berlalu sejak gue masuk kuliah, gue lewatin hari-hari gue pada saat itu tanpa bacaan yang bikin gue senang. Sejak gue kuliah, gue cuman baca buku kuliah doang, itu pun kebanyakan juga cuman dibaca doang, nggak dinalarin hahaha. But, for me reading is important . Terlepas pada stigma bahwa,  “Ih, lu sok-sokan baca buku.” “belagu lu.” “sombong lu.”  dan semua hal serupa lainnya. Gue sempat mikir, bahwa baca buku itu bukan sekedar sebuah rutintias yang lo lakuin buat bikin orang lain mikir kalo lo itu orang yang pinter, intelek, cerdas, berkelas, berwibawa dan punya pengetahuan yang banyak tentan...

Difabel Must be Able

Gambar
  Fauzia Dwi Sasmita Physics Education Study Program Lambung Mangkurat University Dokumen Penulis Well, I don’t wanna like to say that Banjarmasin is the most city for everything. Banjarmasin bukan kota yang paling romantis, bukan kota yang paling indah, dan dia juga bukan kota yang paling banyak jadi tujuan destinasi buat wisatawan. Cuman ada beberapa hal yang bikin Banjarmasin jadi kota yang berkesan, absolutely for me and I think for everyone who ever has spent their time here. Banjarmasin itu kota yang hangat, dia nggak sibuk kayak kota-kota lain di Indonesia, dia juga bukan kota yang sumpek dan penuh polusi, bukan kota yang dijejali dengan kemacetan dari beragam sarana transportasi. The point is that’s the reasons. And I do like to give warn for us bahwa setiap dari kita punya hak untuk nikmatin kenyaman Kota Banjarmasin. Terlepas apapun latar belakang kita, baik itu penduduk asli, warga pendatang, maupun cuman sekedar pelancong yang pengen ngerasain...

Who are We?

Gambar
Kini saya mengerti, hakikat sebenarnya tentang "Kita yang berasal dari pencipta yang sama" Hello, everybody. Welcome back to my platform! Btw,  hari ini gue habis ujian termodinamika, dan boro-boro berasa lega, gue justru berasa sesak dan mencerca keterlambatan gue dalam mencerna soal ujian tadi. Padahal sebenarnya, gue.... Okay, let’s forget about those hell. Di postingan kali ini, gue mau berbagi sedikit seputar informasi atau lebih tepatnya bisa gue bilang sebagai suatu ilmu pengetahuan yang baru, dan harus lo wariskan ke anak cucu lo nanti. Tapi, sebelum gue bahas tentang itu, gue mau ngasih  warning  dulu sama kalian yang lagi baca tulisan ini bahwa gue sedang tidak mempromosikan apapun, gue juga tidak punya tujuan tertentu atau belagu, karena yang mau gue lakuin disini bener-bener pengen membuka mata kalian semua, bahwa fisika itu indah. (Tapi, fisika tetap sulit; ATMOP) Bicara soal fisika, gue termasuk orang yang merasa sangat-sangat-sangat beruntu...

I am Fine

Gambar
What can you find? It’s quite rare to find someone who sees the same world you see (John Green in Turtles All the Way Down : 9) Sebagai seorang manusia yang nggak sempurna, dan nggak bakal mendekati sempurna, terkadang gue ngerasa ada yang salah sama diri gue. Gue ngerasa gue punya kekurangan yang porsinya jauh lebih banyak daripada orang-orang di sekitar gue. Nggak jarang gue juga mikir, apakah gue punya kelainan? Atau jangan-jangan gue nggak normal? Jujur, gue rada worry juga, sih kalo misal ada orang yang ngganggep gue aneh, nggak jelas, atau pikiran-pikiran lain semacam itu, karena sejauh ini gue mendapat banyak komentar dari orang-orang di sekitar gue. Okay, jadi gue sekalian mau cerita, beberapa bulan yang lalu gue punya masalah sama kedua telinga gue. Sempat ngerasa sakit dan berdengung sampai akhirnya gue didiagnosa OME.  Waktu itu gue takut banget. Karena fyi, gue tuh tipikal orang yang kalo ngadepin masalah, mikirnya jauh bangettt ke luar konteks, m...