Essai Topik 9 (Pertemuan 11): Problem Solving Assessment (Fauzia Dwi Sasmita_210321868017) Kemampuan pemecahan masalah adalah salah satu komponen yang ada dalam disiplin ilmiah termasuk fisika, karena berhubungan dengan fenomena atau permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Pemecahan masalah adalah bagian dari kecakapan berpikir yang diintegrasikan kedalam kurikulum dengan tujuan mengembangkan potensi siswa dalam menghadapi perannya di masa mendatang. Usaha dalam proses memecahkan masalah dengan memusatkan perhatian serta berpikir positif, kreatif yang dilakukan secara sistematik. Secara singkat pemecahan masalah diungkapkan sebagai kemampuan seseorang untuk mengatasi suatu masalah (Ince, 2018) . Seseorang dapat dikatakan telah memecahkan masalah jika sudah mengesampingkan kesenjangan masalah yang ada tanpa menimbulkan masalah baru (Maulani et al., 2020) . Penilaian dalam pendidikan harus dilakukan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa, dan diharapkan dapat meningkatkan ...
Integrated Utility Building Lambung Mangkurat University Sumber: Dokumen Penulis 2016, tahun di mana saya harus menyusun dan mempersiapkan satu persatu mimpi dan masa depan yang saya targetkan selama beberapa tahun ke depan. Sejak lulus dari sekolah menengah atas, saya memutuskan untuk terus melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Saya sadar, saya harus tumbuh dan berkembang. Saya juga tahu, pendidikan di zaman sekarang menjadi begitu sangat penting, bukan hanya sekedar untuk mencari pekerjaan atau memenuhi standar hidup yang ditetapkan masyarakat, tapi juga untuk menepati hak yang sudah saya janjikan pada diri saya untuk terus belajar dan belajar. Because I do believe that learning keep our mind to be young, t he one that I always remember and put in my mind is what Henry Ford ever said to us, “Anyone who stops learning is old, whether at twenty or eighty.” Mllikan Drop Oil Experiment in Physics Laboratory Sumber: Dokumen Penulis Kep...
Untuk yang sudah mengajarkan Pada siapapun yang telah mengajarkanku, tentang segala hal; apapun itu. Baca, tulis, kata, puisi, cinta, fisika, semesta, kehilangan, ditinggalkan, perjuangan, harapan, kegagalan, kesedihan, airmata, luka, tawa, bahagia, kecewa, cemburu, pilu, dan 1001 hal lainnya yang telah membentuk diriku menjadi aku yang sekarang. *** Pada yang sudah diajarkan Pada aku yang telah diajarkan tentang segala hal dan menerimanya tanpa banyak ba-bi-bu. Tidak ada satupun kata yang lebih pantas kuutarkan untuk kamu yang tak pernah berhenti untuk terus menjadi. Terimakasih; tulus dari hati. Aku dan Egoku
Hhmmm, mungkin yang kaka tangkap dari ceritanya adalah kenangan :v
BalasHapusmakasih sudah mampir :)
Hapus